aracaki | gooka | gooka library | Liberica History in Indonesia
aracaki | gooka | gooka library | Liberica History in Indonesia
di posting oleh : resfiando aphelino, 18 sep 2025
Tanaman Kopi Liberika di Kepulauan Meranti, Riau.
Spesies Kopi, Arabica, Robusta, Liberica, Tanjung Jabung, Liberika Indonesia
Dunia kopi tidak hanya tentang Arabika dan Robusta. Ada satu jenis kopi yang semakin menarik perhatian, yaitu kopi Liberika atau Liberica coffee.
Meski kurang populer dibanding dua saudaranya, kopi ini memiliki sejarah panjang, cita rasa unik, dan potensi besar di pasar global. Dengan karakter khas yang lebih kuat dan aroma yang menggoda, kopi Liberika menjadi alternatif menarik bagi para pecinta kopi yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda.
Sejarah Kopi Liberika
Kopi Liberika memiliki nama ilmiah Coffea liberica var. Liberica. Kopi ini disebut-sebut berasal dari Liberia, walaupun ditemukan juga tumbuh secara liar di daerah Afrika lainnya.
Asal usul tanaman Kopi Liberika adalah nama Liberika diambil dari nama tempat ditemukannya jenis kopi ini yakni di daerah Liberia. Kopi liberika tumbuh secara liar di daerah Afrika yang meliputi Angola, Benin, Kamerun, Africa Tengah, Kongo, Pantai Gading, Gabon, Gana, Guinea, Liberia, Nigeria, Sao Tomé, Sierra Leone, Sudan, hingga Uganda.
Pada tahun 1878 Belanda membawa kopi liberika ke Indonesia untuk menggantikan tanaman kopi arabika yang rusak terserang penyakit karat daun atau Hemelia vastatrixi (HV). Namun memasuki tahun 1907 tanaman liberika mengalami hal yang sama dengan arabika. Hampir semua perkebunan kopi liberika yang terletak di dataran rendah rusak terserang penyakit karat daun. Meskipun daya tahan kopi liberika terhadap penyakit karat daun lebih baik dibanding arabika namun tidak setahan kopi robusta. Sehingga pemerintah Belanda mengganti Liberika dengan jenis Robusta.
Saat ini Liberika ditanam secara terbatas, tidak sebanyak Arabika atau Robusta. Liberika banyak dibudidayakan di Indonesia, Malaysia, Filipina, Afrika Barat, Guyana dan Suriname. Selain itu secara terbatas dibudidayakan juga di Mauritius, India, Srilangka, Thailand, Taiwan, Vietnam dan Timor-timur.3
Di Indonesia, kopi jenis ini bisa ditemukan di daerah Jambi dan Bengkulu. Di Jambi, produsen Liberika terkonsentrasi di wilayah Tanjung Jabung.
Nama ilmiah untuk Kopi Liberika adalah Coffea liberica var.Liberica. Pada awalnya tanaman ini digolongkan ke dalam spesies yang sama dengan Kopi Robusta dengan nama ilmiah Coffea canephora var. liberica. Namun pengelompokkan terbaru menyatakannya sebagai spesies tersendiri dengan nama Coffea liberica. Karena secara morfologi dan sifat-sifat lainnya berbeda dengan robusta. Selain Kopi Liberika, terdapat varietas lain dalam spesies Coffea liberica yakni kopi excelsa dengan nama ilmiah Coffea liberica var. Dewevrei.
Kopi liberika tidak banyak diperdagangkan di pasar internasional. Saat ini perdagangan kopi dunia didominasi oleh jenis arabika sekitar 70% dan robusta 28%, sisanya jenis Liberika dan Excelsa. Di wilayah Asia Tenggara, liberika banyak disukai oleh konsumen di Malaysia. Kopi liberika asal Indonesia sebagian besar diekspor ke Malaysia, sisanya diperdagangkan secara lokal.